Liga Indonesia: Persib 1-0 Sriwijaya FC
Tumpulnya Lini Depan Persib dan Kejelian Subangkit di Babak II
Senin, 03/02/2014 11:53 WIB
Persib Bandung memetik kemenangan di laga pembuka Indonesia Super League (ISL) 2014. Meski sempat ditahan tamunya Sriwijaya FC selama 83 menit, namun gol tunggal Makan Konate pada menit 83 melalui titik putih membuat Pangeran Biru dapat mengemas tiga poin.
Tim tamu Sriwijaya FC (SFC) memang tidak banyak memiliki kesempatan peluang jika dibandingkan dengan tuan rumah. Karena penguasaan bola 60% - 40% dikuasai oleh Persib Bandung. Meski begitu SFC juga sebenarnya masih memiliki beberapa peluang.
Bahkan pada babak kedua Sriwijaya memiliki lebih banyak peluang dibandingkan dengan Persib, tujuh berbanding empat. Buruknya lini depan kedua tim membuat hanya ada satu gol yang tercipta sepanjang pertandingan.
Susunan Pemain dan Formasi
Laskar Wong Kito datang ke Bandung tidak dengan pasukan terbaik. Pelatih Subangkit harus dipusingkan dengan absennya sang kapten, Lancine Kone, yang masih tergeletak di Rumah Sakit akibat luka di tangannya.
Tidak hanya itu beberapa anak asuh lainnya juga belum dapat tampil dengan alasan beragam. Maman Abdurahman, Firdaus Ramadhan, dan M. Hamzah masih mengalami cedera. Sedangkan Syakir Sulaiman masih terkendala masalah transfer dari klub lamanya, Persiba Balikpapan.
Nasib hampir serupa juga dialami Persib Bandung, meski tidak separah kubu tamu. M. Ridwan, Djibril, dan Firman Utina sebelum pertandingan dikabarkan masih cedera. Meski nama yang disebutkan terakhir, ternyata masih ada di bangku cadangan dan sempat diturunkan pada pertengahan babak kedua.
Tidak adanya sosok sentral Ridwan (Persib) dan Kone (SFC), inilah yang akhirnya membuat kedua tim bermain berbeda dibanding gelaran Inter Island Cup lalu.
Ridwan adalah kekuatan utama dalam skema serangan sayap yang menjadi andalan Maung Bandung. Dialah pemain non-striker dengan raihan gol terbanyak di ISL musim lalu. Sedangkan Sriwijaya FC tanpa sang kapten, Lancine Kone, membuat hilangnya sosok pemimpin sekaligus ujung tombak andalan.

Tim tamu Sriwijaya FC (SFC) memang tidak banyak memiliki kesempatan peluang jika dibandingkan dengan tuan rumah. Karena penguasaan bola 60% - 40% dikuasai oleh Persib Bandung. Meski begitu SFC juga sebenarnya masih memiliki beberapa peluang.
Bahkan pada babak kedua Sriwijaya memiliki lebih banyak peluang dibandingkan dengan Persib, tujuh berbanding empat. Buruknya lini depan kedua tim membuat hanya ada satu gol yang tercipta sepanjang pertandingan.
Susunan Pemain dan Formasi
Laskar Wong Kito datang ke Bandung tidak dengan pasukan terbaik. Pelatih Subangkit harus dipusingkan dengan absennya sang kapten, Lancine Kone, yang masih tergeletak di Rumah Sakit akibat luka di tangannya.
Tidak hanya itu beberapa anak asuh lainnya juga belum dapat tampil dengan alasan beragam. Maman Abdurahman, Firdaus Ramadhan, dan M. Hamzah masih mengalami cedera. Sedangkan Syakir Sulaiman masih terkendala masalah transfer dari klub lamanya, Persiba Balikpapan.
Nasib hampir serupa juga dialami Persib Bandung, meski tidak separah kubu tamu. M. Ridwan, Djibril, dan Firman Utina sebelum pertandingan dikabarkan masih cedera. Meski nama yang disebutkan terakhir, ternyata masih ada di bangku cadangan dan sempat diturunkan pada pertengahan babak kedua.
Tidak adanya sosok sentral Ridwan (Persib) dan Kone (SFC), inilah yang akhirnya membuat kedua tim bermain berbeda dibanding gelaran Inter Island Cup lalu.
Ridwan adalah kekuatan utama dalam skema serangan sayap yang menjadi andalan Maung Bandung. Dialah pemain non-striker dengan raihan gol terbanyak di ISL musim lalu. Sedangkan Sriwijaya FC tanpa sang kapten, Lancine Kone, membuat hilangnya sosok pemimpin sekaligus ujung tombak andalan.

0 komentar:
Posting Komentar