Judul widget rightbar


Chelsea Sukses Bendung Atletico di Vicente Calderon


Atletico Madrid dan Chelsea bermain imbang tanpa gol pada pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions di Vicente Calderon, Selasa (22/4/2014).  
 
Kedua tim bermain dalam tempo cepat sejak awal laga. Namun sayang, Chelsea harus kehilangan kiper Petr Cech karena mengalami cedera saat laga baru berjalan 15 menit. Cech berusaha menepis bola dari sepak pojok Koke. Namun, saat mendarat, Cech bertabrakan dengan Raul Garcia yang sebelum terjatuh akibat didorong David Luiz.

Manajer Jose Mourinho kemudian memasukkan Mark Schwarzer untuk menggantikan Cech. Schwarzer bisa jadi titik lemah bagi Chelse. Kiper asal Australia tersebut melakukan saat Chelsea dikalahkan Sunderland dengan skor 1-2 dalam lanjutan Premier League pada akhir pekan lalu.

Schwarzer menerima ancaman pertama melalui tandukan yang dilepaskan Garcia pada menit ke-30. Namun, gawang Chelsea masih aman karena bola hasil tandukan Garcia masih melambung di atas mistar.

Empat menit kemudian, Schawarzer kembali mendapatkan ancaman melalui tembakan keras yang dilepaskan Mario Suarez dari luar kotak penalti. Beruntung bagi Chelsea, bola hasil tembakan Suarez masih melenceng.

Atletico berusaha konsisten menggempur pertahanan lawan. Sementara Chelsea mengandalkan serangan balik. Begitu menguasai bola, pemain Chelsea langsung memberikan umpan panjang kepada Torres di lini depan. Meski begitu, kedua tim hanya bermain imbang tanpa gol hingga akhir babak pertama. 

Selepas turun minum, Chelsea langsung melepaskan ancaman melalui tembakan keras Frank Lampard. Usaha gelandang asal Inggris itu belum membuahkan hasil karena bola berhasil ditangkap kiper Thibaut Courtois. 

Atletico tak membiarkan Chelsea mengembangkan permainannya. Diego Costa dan kawan-kawan terus berusaha menggempur pertahanan lawan. 

Diego Ribas melepaskan ancaman melalui sepakan keras yang dilepaskannya pada menit ke-55.  Namun, Ribas dipaksa gigit jari karena bola hasil tembakannya masih bisa diamankan Schwarzer. 

Mengatasi kebuntuan timnya, Pelatih Diego Simeone memasukkan Arda Turan untuk menggantikan Diego Ribas pada menit ke-60. Atletico terlihat lebih memeragakan permainan cepat. Suporter Atletico yang memenuhi Vicente Calderon tak henti-hentinya bernyanyi untuk membakar semangat Diego Costa dan kawan-kawan. 

Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan Atletico kembali memakan korban di kubu Chelsea. The Blues harus kehilangan Terry yang mengalami cedera seusai kakinya terinjak oleh rekannya sendiri, David Luiz, pada menit ke-73. Mourinho memasukkan Andre Schuerrle untuk menggantikan Terry.  

Tanpa Terry, tembok pertahanan Chelsea masih sulit ditembus tim tuan rumah. Lini belakang Chelsea terlihat sangat sigap menggagalkan serangan lawan. 

Gabi, misalnya, nyaris mencetak gol melalui tendangan bebas yang dieksekusinya pada menit ke-76. Namun, Schwarzer berhasil melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola. 

Atletico mendapatkan peluang emas pada menit ke-79. Juanfran memberikan umpan terukur ke dalam kotak penalti lawan yang disambut tandukan oleh Arda Turan. Apes, bola hasil tandukan Arda masih melenceng. 

Lima menit sebelum laga usai, Simeone memasukkan pemain terakhirnya David Villa. Bomber asal Spanyol tersebut diharapkan bisa memecah kebuntuan tim. Namun, Villa tak bisa berbuat banyak setelah skor 0-0 bertahan hingga laga usai.  

Sepanjang laga, menurut catatan UEFA, Atletico melepaskan sepuluh tembakan titis dari 27 usaha, dengan penguasaan bola 62 persen. Sementara Chelses melepaskan tiga tembakan akurat dari lima percobaan.

Susunan Pemain
Atletico Madrid: 13-Thibaut Courtois; 23-Miranda, 20-Juanfran, 3-Felipe Luis, 2-Diego Godin; 26-Diego Ribas (Arda Turan 60), 14-Gabi, 4-Mario Suarez (Sosa 79), 8-Raul Garcia (David Villa 85), 6-Koke; 19-Diego Costa
Pelatih: Diego Simeone

Chelsea: 1-Petr Cech (Mark Schwarzer 18); 3-Ashley Cole, 26-John Terry (Schuerrle 73), 24-Garry Cahill, 4-David Luiz, 28-Cesar Azpilicueta; 8-Frank Lampard, 12-John Obi Mikel, 22-Willian (Demba Ba 94), 7-Ramires; 9-Fernando Torres
Pelatih: Jose Mourinho

Wasit: Jonas Eriksson

Miley Cyrus Topless di Cover Lagu Remix


Jakarta -
Kembali Miley Cyrus mencuri perhatian lewat penampilan sensualnya. Kali ini, Miley tampil begitu berani hanya untuk cover lagu remix 'Adore You'.

Tampil menggunakan wig warna hitam, perempuan yang lahir dengan Destiny Hope Cyrus tampil tanpa ada sehelai benang pun menutupi payudaranya. Ia sendiri hanya terlihat menggunakan underwear berwarna putih.

Menggunakan tampilan tersebut, Miley terlihat tengah memeluk sebuah patung kuda berwarna putih. Tentu saja penampilan tersebut langsung mengundang komentar pedas dari pengamat musik.

Sebelumnya, di video klip 'Adore You' Miley juga tampil tak kalah menantang. Tampil sangat sensual bahkan hampir bugil dalam video klip tersebut.

Tak hanya di video klip 'Adore You', aksi sensual juga terlihat di video klip 'Wrecking Ball'. Miley tampil topless dalam video tersebut.

Pastore: Golku Sangat Penting bagi PSG

PARIS, — Gelandang serang Paris Saint-Germain (PSG), Javier Pastore, mengaku senang bisa mencetak gol ke gawang Chelsea saat timnya menang 3-1 pada legpertama perempat final Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Rabu (2/4/2014). Ia menilai, gol tersebut sangat penting bagi PSG. 

Pastore mencetak gol pada menit ke-93. Sementara itu, dua gol sisa kemenangan PSG dikemas Ezequiel Lavezzi (4) dan bunuh diri David Luiz (61). Chelsea memangkas selisih skor melalui torehan titik putih Eden Hazard (27). 

"Itu adalah gol yang sangat penting. Unggul dua gol sangat bagus sebelum menjalani legkedua. Aku sangat senang bisa membantu tim dengan kemenangan dalam laga ini," ujar Pastore. 

Menurut catatan UEFA, sepanjang pertandingan, PSG menguasai bola sebanyak 54 persen dan melepaskan enam tembakan akurat dari 12 usaha. Adapun Chelsea menciptakan empat peluang emas dari enam percobaan.

"Tim kami sangat bersatu dan kompak. Itu adalah sebuah hal penting. Aku masuk (ke lapangan) lalu mencetak gol. Aku beruntung dan berharap bisa melanjutkannya," harap Pastore. 

Mourinho: Seandainya Chelsea Punya Striker Top seperti PSG...


LONDON, - Manajer Chelsea Jose Mourinho mengaku kecewa akan performa penyerang-penyerangnya saat tampil melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada leg pertama perempat final Liga Champions, di Parc des Princes, Rabu (2/4/2014).

Laga itu berakhir 3-1 untuk PSG. Gol PSG diciptakan oleh Ezeuqiel Lavezzi (4), Davis Luis (61, bunuh diri), dan Javier Pastore (90+3), sementara gol Chelsea dicetak Eden Hazard dari titik penalti pada menit ke-27.

Menurut catatan UEFA, sepanjang laga itu, Chelsea melepaskan lima tembakan akurat dari tujuh usaha, sementara PSG melepaskan enam tembakan titis dari 12 percobaan.

Dari enam tembakan akurat yang diciptakan PSG, empat di antaranya diciptakan penyerang mereka, yaitu Edinson Cavani (1), Zlatan Ibrahimovic (1), dan Ezequiel Lavezzi (2). 

Sementara itu, dari lima tembakan titis yang diciptakan Chelsea, tak satu pun dicetak oleh penyerang mereka. Peluang emas Chelsea diciptakan oleh David Luiz (1), Ramires (1), Oscar (1), dan Eden Hazard (2). 

"Seandainya kami memiliki penyerang mereka, kami akan memenangi banyak hal. Itu jelas. Saya tak gembira dengan penampilan penyerang-penyerang saya. Jadi, saya harus melakukan percobaan. Dengan Andre Schuerrle, setidaknya, saya tahu bahwa kami punya satu pemain lagi yang bisa menguasai bola. Ia bukan penyerang, tetapi tim bisa mengendalikan penguasaan bola," ujar Mourinho."

"Namun, sepak bola bukan cuma soal itu. Sepak bola juga soal mencetak gol dan itu adalah tugas penyerang, penyerang sejati, dan saya harus mencoba. Dengan penyerang-penyerang top pada level ini, Anda mendapatkan satu gol dari satu peluang. Kami tak memiliki itu," tuturnya.

Mengenai gol-gol yang dicetak PSG, Mourinho mengatakan, "Saya menilai (Chelsea kebobolan dengan cara) konyol. Anda mengatakan ceroboh, saya mengatakan konyol."

"Setelah umpan silang (yang berujung gol pertama PSG), kami kami membantu penyerang itu dan tak seorang pun mengejar bola dalam situasi krusial itu. Untuk gol kedua, tak seorang pun dari pemain-pemain saya berada di daerah gawang dan itu naas."

"Namun, cara tim memosisikan diri secara defensif tidak benar dan akhirnya, gol ketiga terjadi karena sikap yang lebih ceroboh. Konyol," tuturnya.

Ribuan Warga Melayat ke Rumah Dalang Asep Sunandar Sunarya

duniaberitanasional.blogspot.com — Meninggalnya maestro wayang golek Indonesia, Asep Sunandar Sunarya, mengagetkan seluruh lapisan masyarakat. Hal tersebut terlihat dari antusiasme ribuan warga sekitar Kampung Seni dan Budaya Giri Harja yang memadati rumah duka di Pesantren Budaya Giri Harja, Kelurahan Jelekong, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (31/3/2014).
Dari pantauan Kompas.com, di rumah duka terlihat banyak warga dan pejabat seperti Wakil Bupati Bandung Deden Rumaji dan Rektor Universitas Padjadjaran Ganjar Kurnia datang untuk melayat dan memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Di sana, mereka menggelar shalat jenazah ataupun sekadar berdoa di depan jenazah Asep Sunandar Sunarya.
Saking banyaknya warga yang ingin melihat almarhum, tak ayal hal tersebut menimbulkan kemacetan di depan Jalan Siliwangi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Tidak aneh jika meninggalnya Dalang Asep Sunandar Sunarya menyita perhatian masyarakat luas. Pasalnya, almarhum merupakan salah satu tokoh dalam dunia seni wayang golek. Almarhum adalah dalang yang memopulerkan salah satu tokoh pewayangan, yaitu Astra Jingga alias cepot.
Maestro wayang golek legendaris Jawa Barat, Asep Sunandar Sunarya, tutup usia, Senin (31/3/2014), akibat serangan jantung. Menurut keterangan dari sekretaris almarhum, Djadjang Rukmana, sang maestro wayang golek itu meninggal dunia sekitar pukul 14.00 WIB.
"Betul, Pak Haji (Asep Sunandar Sunarya) meninggal dunia. Beliau meninggal karena serangan jantung," kata Djadjang saat dihubungi Kompas.com, Senin siang.
Lebih lanjut Djadjang mengatakan, sebelum meninggal, Asep memang sudah sakit-sakitan. "Setiap hari beliau memang pakai oksigen," ujarnya.
Padahal, kata Djadjang, sebelum meninggal dunia dia sempat berbincang-bincang bersama almarhum. Namun, ajal tak dapat ditolak, setelah beberapa jam meninggalkan almarhum, dia langsung menerima kabar duka.
"Sebelumnya sempat dibawa ke rumah sakit dulu. Tapi memang sudah waktunya. Kita doakan beliau mendapat tempat yang mulia di sisi Allah," pungkasnya.

Hasil Lengkap Liga Champions Eropa Tadi Malam: Barcelona Ketar-ketir


 Atletico Madrid berpeluang mengukir sejarah untuk bisa lolos ke final Liga Champions. Anak-anak asuh Diego Simeone tersebut mampu menahan imbang raksasa Catalan,Barcelona di markas mereka, Camp Nou.
Atletico bahkan mencetak gol lebih dulu lewat gol fantastis Diego Ribaspada menit ke-56 sebelum akhirnya dibalas gol Neymar di menit ke-71.
Hasil seri membuat gelandang Xavi Hernandez cemas. Ia bahkan menyebut Barca beruntung bisa membalas. Laga leg kedua akan dilaksanakan di hadapan publik Atletico Madrid di Stadion Vicente Calderon, Rabu (9/4/2014).
Adapun tim yang tengah terluka, Manchester United tampil penuh determinasi di Old Trafford saat menjamu Bayern Muenchen. Meski terus ditekan, MU bisa unggul lebih dulu lewat Nemanja Vidic di menit ke-58 sebelum dibalas gelandang Muenchen, Bastian Schweinsteigerdelapan menit berselang.
Hasil ini membuat Pep Guardiola cukup puas. Ia menyebut tak mudah melawan Man United meski penampilan Setan Merah tengah menurun musim ini.
Kegalauan justru hadir di benak David Moyes. Ia mewanti-wanti anak asuhnya untuk bisa mencetak gol di kandang Muenchen. Adapun leg kedua akan digelar di Allianz Arena, Muenchen, Rabu (9/4/2014).
Dilansir Eufa.com, berikut hasil dan statistik dua laga leg pertama semifinal Liga Champions yang berlangsung, Rabu (2/4/2014) pagi.
Gol: Neymar (71) - Diego Ribas (56)
Kartu kuning: Jordi Alba (58), Andres Iniesta (56) -  Francisco Juanfran (52), Koke (19), Arda Turan (44), Gabi (38), Jose Ernesto Sosa (90+2), Diego Ribas (79)
Kartu merah: -
Penguasaan bola: 50 - 50
Tembakan akurat: 11/17 - 3/6
Stadion: Camp Nou
Wasit: Felix Brych (Jerman)
Manchester United 1-1 Bayern Muenchen
Gol: Nemanja Vidic (58) - Bastian Schweinsteiger (66)
Kartu kuning: Antonio Valencia (15) - Javi Martínez  (89), Bastian Schweinsteiger (61), Mario Mandzukic (82)
Kartu merah: Bastian Schweinsteiger (90, kartu kuning kedua)
Penguasaan bola: 30 - 70
Tembakan akurat: 5/6 - 9/15
Stadion: Old Trafford
Wasit: Carlos Velasco Carballo (Spanyol)

Arema Suguhkan Kado Manis untuk HUT Kota Malang Rabu


MALANG -- Arema Cronus memetik kemenangan dramatis dengan skor 3-2 pada laga keempat Piala AFC 2014 menjamu tim asal Maladewa, Maziya Sports&Recreation di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (1/4) sore. 

Skuat Singo Edan mengunci kemenangan lewat gol telat Cristian Gonzales pada menit 90+1. Kemenangan ini terasa spesial bagi publik Malang karena bertepatan dengan hari ulang tahun kota Malang yang ke-100. 

"Kemenangan ini kami persembahkan untuk kota Malang yang merayakan ulang tahunnya," kata pelatih Arema, Suharno, seperti dilansir situs resmi Arema.
Arema yang tampil di hadapan para pendukungnya, bermain trengginas sejak awal pertandingan. Arema memimpin babak pertama dengan skor 2-0 lewat gol Cristian Gonzales dan Gustavo Lopez. Namun, Maziya yang datang dengan misi balas dendam atas kekalahan pada pertemuan pertama sempat bangkit usai turun minum.  

Maziya sukses menciptakan dua gol balasan melalui gol Amdaan Ali pada menit ke-62 dan gol Abdullah Ibrahim empat menit berselang. 

Arema tak lantas menyerah dan terus memburu kemenangan hingga menit akhir pertandingan. Beruntung bagi Arema, Gustavo Lopez kembali menunjukkan kontribusi besarnya sebagai pengatur serangan. 

Gustavo dengan cermat  mengirimkan umpan silang setelah melihat pergerakan Gonzales di barisan pertahanan. Gonzales langsung menyambut umpan Gustavo dengan sundulan untuk memastikan kemenangan Arema pada menit perpanjangan waktu. 

Berkat kemenangan ini, Arema tetap berhasil mempertahankan posisi di peringkat dua Grup F Piala AFC 2014. Arema mengoleksi tujuh poin hasil dua kemenangan, satu kali imbang, dan satu kali kalah.  
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. DUNIA BERITA - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger